Selasa, 07 Mei 2013
8 Langkah Agar Otak Berpikir Cepat
dasarnya seperti sebuah komputer yang canggih.
bayangkan saja berbagai memori di otak kita disimpan begitu baik, tidak
seperti hardisk komputer yang masih mempunyai batasan kapasitas. Selain
itu, otak juga mempunyai kemampuan canggih sehingga dapat mengendalikan
semua kegiatan di tubuh kita.
Tapi, jangan lupa otak juga tetap membutuhkan nutrisi, oksigen, serta
membutuhkan latihan yang rutin. Jika otak terlalu dimanja dan jarang
dilatih maka menyebabkan kualitas otak akan menurun. Nah, itulah alasan
mengapa otak kita lambat dalam berpikir. Berikut ini adalah cara untuk
membuat otak anda kembali fresh dan dapat berpikir cepat:
1. Mengkonsumsi minyak ikan secara rutin. Riset menunjukkan bahwa minyak ikan dapat meningkatkan stamina bagi otak, Sehingga otak tidak cepat lelah dan kemampuanya dapat tetap terjaga.
2. Kerjakan sebuah permainan yang membutuhkan aktivitas otak. Permainan ini seperti mengerjakan teka-teki silang, bermain rubik, sudoku dan lain sebagainya. Sebab, permainan seperti itu bermanfaat untuk melatih otak kita. Semakin kita sering berlatih, semakin cepat kita dapat merasakan perbedaan pada otak kita. Sama halnya seperti otot, jika kita jarang melatih otot, maka otot kita pun akan menjadi semakin kaku.
3. Olahraga teratur. Olahraga tidak hanya bermanfaat untuk menyehatkan
tubuh kita, tetapi juga bermanfaat bagi otak kita. Sebab, olahraga
berfungsi untuk memperlancar peredaran darah yang masuk ke otak dan
membuat pikiran kita menjadi lebih jernih.
4. Pelajari bahasa yang baru. Dari mempelajari bahasa baru, kita dapat menambah impuls-impuls yang ada di otak dan juga dapat meningkatkan koneksi saraf yang baik.
5. Tertawa. Tertawa dapat meningkatkan kualitas dan fungsi otak untuk menstimulasi kedua belah otak pada saat yang sama.
6. Mencoba hal baru. Cobalah belajar suatu alat musik tertentu dan kesenian yang lain seperti melukis. Dengan mencoba hal baru, kita dapat menambah wawasan dan pengalaman, ibarat komputer yang telah ditambah program baru. Begitu juga otak kita, jika kita melakukan kegiatan yang baru maka otak kita juga semakin berkembang.
7. Cobalah belajar untuk melempar sesuatu. Maksud dari melempar sesuatu ini adalah kita belajar untuk melempar barang. Kegiatan ini anda lakukan dengan olahraga seperti basket. Hasil riset dari Jerman menunjukkan bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan struktur jaringan otak kita.
8. Gunakan daya imajinasi anda. Apa anda tahu Einstein?? Einstein pernah mengatakan bahwa imajinasi lebih penting bagi daripada pengetahuan yang anda miliki. Coba ambillah waktu luang anda untuk berimajinasi sedalam mungkin, bebaskan diri anda untuk sementara dari pikiran-pikiran yang mengganggu anda untuk berimajinasi. Maka , anda akan menemukan suatu metode berpikir yang belum pernah anda lakukan sebelumnya.
Nah,setelah itu apa yang harus anda lakukan? Berlatih dan berlatih, jangan lupakan itu! Sebab, seperti yang dijelaskan tadi bahwa berlatih dapat meningkatkan fungsi otak dan juga menambah impuls-impuls otak. Berlatih bukan hanya sekedar mengisi teka-teki silang saja, tapi bisa diimprovisasi dengan bermain tebak-tebakan dengan anggota keluarga atau bisa juga dengan mencari informasi di berbagai media. Semoga berhasil!
Penggunaan Handphone Untuk Para Siswa
Pengertian, Kelebihan, serta Kekurangan dari Handphone (HP)
Pengertian Handphone
Telepon genggam (disingkat telgam)
seringnya disebut handphone
(disingkat HP) atau disebut pula
sebagai telepon selular (disingkat ponsel) adalah perangkat
telekomunikasitelepon konvensional saluran tetap, namun dapat dibawa ke
mana-mana (portabel, mobile) dan
tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel; wireless). Saat ini Indonesia mempunyai
dua jaringan telepon nirkabel yaitu sistem GSM (Global System for Mobile Telecommunications) dan sistem CDMA (Code Division Multiple Access).
elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan
Penemu sistem telepon genggam yang pertama adalah Martin Cooper, seorang karyawan
Motorola pada tanggal 03 April 1973, walaupun banyak disebut-sebut penemu telepon
genggam adalah sebuah tim dari salah satu divisi Motorola (divisi tempat Cooper
bekerja) dengan model pertama adalah DynaTAC. Ide yang dicetuskan oleh Cooper
adalah sebuah alat komunikasi yang kecil dan mudah dibawa bepergian secara
fleksibel.
Fungsi dan Fitur
Selain berfungsi untuk melakukan dan
menerima panggilan telepon, ponsel umumnya juga mempunyai fungsi pengiriman dan
penerimaan pesan singkat (short
message service, SMS). Ada pula penyedia jasa telepon videophone, sebagai alat pembayaran,
maupun untuk televisionline di
telepon genggam mereka. Sekarang, telepon genggam menjadi gadget yang multifungsi. Mengikuti
perkembangan teknologi digital, kini ponsel juga dilengkapi dengan berbagai
pilihan fitur, seperti bisa menangkap siaran radio dan televisi, perangkat
lunak pemutar audio (MP3) dan video, kamera digital, game, dan layanan internet (WAP, GPRS, 3G). Selain fitur-fitur
tersebut, ponsel sekarang sudah ditanamkan fitur komputer. Jadi di ponsel
tersebut, orang bisa mengubah fungsi ponsel tersebut menjadi mini komputer. Di
dunia bisnis, fitur ini sangat membantu bagi para pebisnis untuk melakukan
semua pekerjaan di satu tempat dan membuat pekerjaan tersebut diselesaikan
dalam waktu yang singkat genggam di beberapa negara yang menyediakan layanan
generasi ketiga (3G) dengan menambahkan jasa
DAMPAK POSITIF & NEGATIF HANDPHONE BAGI
PELAJAR
Dampak Positif
1. Mempermudah komunikasi.
2. Menambah pengetahuan tentang perkembangan teknologi.
3. Memperluas jaringan persahabatan.
Dampak Negatif :
1. Mengganggu Perkembangan Anak :
Dengan canggihnya fitur-fitur yang tersedia di hand phone (HP) seperti : kamera, permainan (games) akan mengganggu siswa dalam menerima pelajaran di sekolah? Tidak jarang mereka disibukkan dengan menerima panggilan, sms, miscall dari teman mereka bahkan dari keluarga mereka sendiri. Lebih parah lagi ada yang menggunakan HP untuk mencontek (curang) dalam ulangan. Bermain game saat guru menjelaskan pelajaran dan sebagainya. Kalau hal tersebut dibiarkan, maka generasi yang kita harapkan akan menjadi budak teknologi.
1. Mempermudah komunikasi.
2. Menambah pengetahuan tentang perkembangan teknologi.
3. Memperluas jaringan persahabatan.
Dampak Negatif :
1. Mengganggu Perkembangan Anak :
Dengan canggihnya fitur-fitur yang tersedia di hand phone (HP) seperti : kamera, permainan (games) akan mengganggu siswa dalam menerima pelajaran di sekolah? Tidak jarang mereka disibukkan dengan menerima panggilan, sms, miscall dari teman mereka bahkan dari keluarga mereka sendiri. Lebih parah lagi ada yang menggunakan HP untuk mencontek (curang) dalam ulangan. Bermain game saat guru menjelaskan pelajaran dan sebagainya. Kalau hal tersebut dibiarkan, maka generasi yang kita harapkan akan menjadi budak teknologi.
2. Rawan terhadap tindak kejahatan.
Ingat, pelajar merupakan salah satu target utama dari pada penjahat
Ingat, pelajar merupakan salah satu target utama dari pada penjahat
3.Efek radiasi
Selain berbagai kontroversi di seputar dampak negatif penggunaannya,. penggunaan HP juga berakibat buruk terhadap kesehatan, ada baiknya siswa lebih hati-hati dan bijaksana dalam menggunakan atau memilih HP, khususnya bagi pelajar anak-anak. Jika memang tidak terlalu diperlukan, sebaiknya anak-anak jangan dulu diberi kesempatan menggunakan HP secara permanen..
4. Sangat berpotensi mempengaruhi sikap dan perilaku siswa.
Jika tidak ada kontrol dari guru dan orang tua. HP bisa digunakan untuk menyebarkan gambar-gambar yang mengandung unsur porno dan sebagainya yang sama sekali tidak layak dilihat seorang pelajar.
5. Pemborosan
Dengan mempunyai HP, maka pengeluaran kita akan bertambah, apalagi kalau HP hanya digunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat maka hanya akan menjadi pemborosan yang saja.
sumber :
http://musik-borneo.blogspot.com/2009/05/dampak-positif-negatif-handphone-bagi.html
http://dotcomcell.com/kumpulan-artikel/2010/10/apa-itu-handphone.html
”
Hari gini gak punya HP? Aduh kasihan deh, lu.” Itu ungkapan yang sangat populer
di kalangan remaja, terutama pelajar. Salah satu assesori yang paling penting
bagi mereka agar digolongkan kelompok yang gaul. Namun, sayang sampai sejauh ini
penulis belum menemukan penelitian tentang efektifitas telepon genggam bagi
siswa.
Tidak bisa disangkal dengan penemuan teknologi canggih itu orang menjadi semakin leluasa berkomunikasi. Tak terkecuali para siswa di sekolah, terutama SMA dipastikan telah sangat akrab dengannya. Para guru sudah mafhum bahwa benda itu kini bukan lagi barang mewah seperti saat pertama kali muncul. Bahkan sering dijumpai siswa dengan latar belakang ekonomi yang pas-pasan pun memiliki barang itu. Meski tentu untuk mendapatkannya mereka memaksa orang tua dengan berbagai dalih.
Tidak bisa disangkal dengan penemuan teknologi canggih itu orang menjadi semakin leluasa berkomunikasi. Tak terkecuali para siswa di sekolah, terutama SMA dipastikan telah sangat akrab dengannya. Para guru sudah mafhum bahwa benda itu kini bukan lagi barang mewah seperti saat pertama kali muncul. Bahkan sering dijumpai siswa dengan latar belakang ekonomi yang pas-pasan pun memiliki barang itu. Meski tentu untuk mendapatkannya mereka memaksa orang tua dengan berbagai dalih.
Alasan Memiliki HP
Ada
berbagai alasan siswa membawa telepon genggam (HP) ke sekolah, antara lain
adalah untuk :
1.
Melakukan komunikasi dengan orang tua.
2.
Mengikuti trend dan bahasa gaul.
3.
Mencari informasi iptek lewat internet
Dampak Bagi Siswa
Dampak
dari pemakaian HP dengan maksud tak jelas itu sangat merugikan bagi siswa
maupun orang tuanya, juga bagi guru sangat merugikan dalam kegiatan belajar
mengajar. Meskipun penulis tidak menafikan dengan banyaknya manfaat yang bisa
diperoleh oleh siswa dengan adanya HP seperti sudah dibahas di atas. Namun
nampaknya keuntungan itu tidak sepadan dengan kerugian bagi pengguna dengan
alasan-alasan tersebut. Paling tidak ada beberapa kerugian yang didapat :
1. Menurunnya
konsentrasi belajar.
2.
Menambah pengeluaran ekstra alias boros
3.
Meningkatnya gambar porno dan kata-kata jorok lewat HP
Dan
yang memprihatinkan biasanya orang tua tidak tahu aktifitas yang dilakukan
anaknya lewat HP-nya. Karena banyak orang tua yang gaptek atau gagap teknologi, maka dengan gampangnya mereka
dikelabuhi anaknya. Dengan berpura-pura menjadi anak yang manis di rumah dan
berada di kamar dengan buku digelar di meja belajar. Namun sesungguhnya ia
mengembara di dunianya yang lain nan jauh. Maka disinilah peran sekolah untuk
selalu mengawasi penggunaan HP bagi siswa di sekolah sangat diperlukan.
Larangan Membawa HP di Sekolah
Berangkat dari hal tersebut penulis memberikan kesimpulan bahwa pemakaian HP bagi siswa di sekolah pada umumnya lebih banyak mudlorot ( keburukan ) dari pada manfaatnya. Maka akan sangat tepat apabila sekolah mempertimbangkan untuk melarang membawa HP ke sekolah bagi siswanya. Atau paling tidak memperbolehkan mengaktifkan HP di sekolah. Penulis yakin akan muncul keraguan dari sekolah atas keputusan yang tidak populer itu, namun dengan pertimbangan seberapa manfaat yang didapat dan keburukan yang akan diderita tentu pihak sekolah akan setuju dengan pendapat penulis. HP hanya boleh dibawa dalam kegiatan-kegiatan yang bersifat insidental, semisal : kemah, darmawisata, studi lapangan dll.
Tentunya akan muncul pertanyaan, apakah dengan pelarangan itu akan mampu mencegah penyalah-gunaan HP ? Toh mereka bisa melakukannya di luar jam sekolah ? Jawabnya memang ya. Tapi kita telah berusaha untuk mengurangi dampaknya. Dan ada hal yang sangat penting menurut penulis terkait dengan pemakaian HP bagi siswa, yakni :
1. Memberikan penjelasan secara komunikatif dan persuasif
tentang manfaat dan kerugian HP bagi siswa. Tentu saja penjelasan itu diberikan
sejujur dan sejelas mungkin, sehingga siswa memiliki pemahaman dan kesadaran
diri yang cukup untuk menggunakan piranti tersebut secara bertanggung jawab.
2.
Pada setiap pertemuan dengan orang tua , terutama pada awal tahun pelajaran
sekolah agar memberikan penerangan pada orang tua sejelas dan sejujur mungkin
tentang manfaat dan kerugian HP bagi siswa di sekolah. Dan bagi sekolah yang
melarang siswanya membawa HP agar sedini mungkin memberikan tata tertib ini
pada siswa dan orang tua agar mengetahuinya.
3.
Secara berkala sekolah melakukan operasi terhadap benda-benda terlarang yang
mungkin dibawa siswanya termasuk : obat-obatan terlarang, cerita dan gambar
porno, senjata tajam, dll. Dan apabila dalam operasi itu didapatkan hal-hal
yang melanggar tata tertib, maka pihak orang tua harus diberi tahu, sehingga
pendidikan tetap berjalan dalam koridor tanggung jawab bersama.
Semoga
generasi muda kita menjadi generasi yang cerdas dan mampu menggunakan
kecanggihan teknologi secara arif. Semoga!
REFERENSI
http://musik-borneo.blogspot.com/2009/05/dampak-positif-negatif-handphone-bagi.html
(Diunduh pada tanggal 18 Maret 2013, pukul
20:00 wib)
Langganan:
Postingan (Atom)

