Powered By Blogger

Rabu, 15 Mei 2013

Pengendalian sosial

Pengendalian sosial adalah merupakan suatu mekanisme untuk mencegah penyimpangan sosial serta mengajak dan mengarahkan masyarakat untuk berperilaku dan bersikap sesuai norma dan nilai yang berlaku. Dengan adanya pengendalian sosial yang baik diharapkan mampu meluruskan anggota masyarakat yang berperilaku menyimpang/membangkang.

 

Pengertian Pengendalian Sosial Menurut Para Ahli

Pengertian pengendalian sosial menurut para sosiolog, antara lain sebagai berikut.
Bruce J. Cohen 
Pengendalian sosial adalah cara-cara atau metode yang digunakan untuk mendorong seseorang agar berperilaku selaras dengan kehendak kelompok atau masyarakat luas tertentu.
Horton 
Pengendalian sosial adalah segenap cara dan proses yang ditempuh oleh sekelompok orang atau masyarakat, sehingga para anggotanya dapat bertindak sesuai harapan kelompok atau masyarakat.
Joseph S. Roucek 
Pengendalian sosial adalah suatu istilah kolektif yang mengacu pada proses terencana ataupun tidak terencana yang mengajarkan, membujuk atau memaksa individu untuk menyesuaikan diri dengan kebiasaan-kebiasaan dan nilai-nilai kelompok.
Peter L. Berger 
Pengendalian sosial adalah berbagai cara yang digunakan oleh masyarakat untuk menertibkan anggota-anggotanya membangkang.
Rifhi Siddiq 
Pengendalian sosial adalah suatu cara maupun metode yang dilakukan kepada individu ataupun kelompok agar perilaku dan tindakannya sesuai dengan nilai dan norma sosial yang dianut masyarakat tersebut.
Soetandyo Wignyo Subroto 
Pengendalian sosial adalah sanksi, yaitu suatu bentuk penderitaan yang secara sengaja diberikan oleh masyarakat.
Dari beberapa definisi di atas dapat disimpulkan bahwa pengendalian sosial adalah proses yang digunakan oleh seseorang atau kelompok untuk memengaruhi, mengajak, bahkan memaksa individu atau masyarakat agar berperilaku sesuai dengan norma dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat, sehingga tercipta ketertiban di masyarakat.

Macam-Macam Pengendalian Sosial

Berdasarkan Sifat

Berdasarkan sifat, pengendalian sosial dapat dibedakan menjadi tiga, berikut ini.
  • Tindakan Preventif
Pengendalian sosial yang bertujuan untuk melakukan tindakan pencegahan terhadap kemungkinan terjadinya pelanggaran-pelanggaran terhadap norma-norma sosial. Contohnya, guru menasihati murid agar tidak terlambat datang ke sekolah.
  • Tindakan Represif
Pengendalian sosial yang bertujuan untuk mengembalikan keserasian yang pernah terganggu karena terjadinya suatu pelanggaran dengan cara menjatuhkan sanksi sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan. Contohnya, sanksi skors diberikan kepada siswa yang sering melanggar peraturan.
  • Tindakan Kuratif
Pengendalian sosial bersifat kuratif adalah pengendalian sosial yang dilakukan pada saat terjadi penyimpangan sosial. Contohnya, seorang guru menegur dan menasihati siswanya karena ketahuan menyontek pada saat ulangan.

Berdasarkan Cara atau Perlakuan Pengendalian Sosial

  • Tindakan Persuasif
Pengendalian sosial yang dilakukan tanpa kekerasan misalnya melalui cara mengajak, menasihati atau membimbing anggota masyarakat agar bertindak sesuai dengan nilai dan norma masyarakat. Cara ini dilakukan melalui lisan atau simbolik. Contoh pengendalian sosial melalui lisan yaitu dengan mengajak orang menaati nilai dan norma dengan berbicara langsung menggunakan bahasa lisan, sedang pengendalian secara simbolik dapat menggunakan tulisan, spanduk dan iklan layanan masyarakat. Contoh pengendalian sosial persuasif secara lisan adalah seorang ibu menasehati anaknya yang akan pergi ke sekolah agar tidak terlibat tawuran atau melakukan perbuatan yang tidak sesuai nilai dan norma. Sedang contoh cara pengendalian sosial simbolik misalnya pemerintah daerah menghimbau masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan, cara yang dilakukan pemerintah daerah dengan memasang spanduk di tempat tertentu yang dapat dibaca oleh masyarakat.
  • Tindakan Koersif
Pengendalian sosial yang dilakukan dengan menggunakan paksaan atau kekerasan, baik secara kekerasan fisik atau pun psikis. Contoh pengendalian sosial koersif adalah penertiban pedagang kaki lima di trotoar jalan yang dilakukan oleh satuan polisi pamong praja atau Satpol PP dengan cara membongkar dan merusak tempat berniaga dan mengangkut barang-barang milik pedagang. Sehingga timbul kerusuhan bahkan ada yang menimbulkan korban jiwa. Contoh lain pengendalian sosial dengan cara koersif adalah hukuman penjara, denda, pengusiran atau pengucilan. Pengendalian sosial koersif sebaiknya merupakan langkah terakhir yang digunakan untuk mengendalikan perilaku menyimpang karena seringkali menimbulkan reaksi negatif.

Berdasarkan Pelaku Pengendalian Sosial

  • Pengendalian pribadi; yaitu pengaruh yang datang dari orang atau tokoh tertentu (panutan). Pengaruh ini dapat bersifat baik atau pun buruk.
  • Pengendalian institusional; yaitu pengaruh yang ditimbulkan dari adanya suatu institusi atau lembaga. Pola perilaku lembaga tersebut tidak hanya mengawasi para anggota lembaga itu saja, akan tetapi juga mengawasi dan berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat di sekitar lembaga tersebut berada. Misalnya kehidupan para santri di pondok pesantren akan mengikuti aturan, baik dalam hal pakaian, tutur sapa, sikap, pola pikir, pola tidur, dan sebagainya. Dalam hal ini, pengawasan dan pengaruh dari pondok pesantren tersebut tidak hanya terbatas pada para santrinya saja, namun juga kepada masyarakat di sekitar pondok pesantren.
  • Pengendalian resmi; yaitu pengendalian atau pengawasan sosial yang dilakukan oleh lembaga resmi negara sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan sanksi yang jelas dan mengikat. Pengendalian resmi dilakukan oleh aparat negara, seperti kepolisian, satpol PP, kejaksaan, ataupun kehakiman untuk mengawasi ketaatan warga masyarakat terhadap hukum yang telah ditetapkan.
  • Pengendalian tidak resmi; yaitu pengendalian atau pengawasan sosial yang dilakukan tanpa rumusan aturan yang jelas atau tanpa sanksi hukum yang tegas. Meskipun demikian, pengendalian tidak resmi juga memiliki efektivitas dalam mengawasi atau mengendalikan perilaku masyarakat. Hal ini dikarenakan sanksi yang diberikan kepada pelaku penyimpangan berupa sanksi moral dari masyarakat lain, misalnya dikucilkan atau bahkan diusir dari lingkungannya. Pengendalian tidak resmi dilakukan oleh tokoh masyarakat, tokoh adat, ataupun tokoh agama yang memiliki kharisma dan dipandang sebagai panutan masyarakat.

Bentuk-Bentuk Pengendalian Sosial

Banyak sekali bentuk-bentuk pengendalian sosial yang dilakukan oleh masyarakat untuk mencegah terjadinya perilaku menyimpang.
  • Gosip
Gosip sering juga diistilahkan dengan desas-desus. Gosip merupakan memperbincangkan perilaku negatif yang dilakukan oleh seseorang tanpa didukung oleh fakta yang jelas. Gosip tidak dapat diketahui secara terbuka, terlebih-lebih oleh orang yang merupakan objek gosip. Namun demikian gosip dapat menyebar dari mulut ke mulut sehingga hampir seluruh anggota masyarakat tahu dan terlibat dalam gosip. Misalnya gosip tentang perselingkuhan yang dilakukan oleh Si A dengan Si B. gosip seperti ini dalam waktu singkat akan segera menyebar. Warga masyarakat yang telah mendengar gosip tertentu akan terpengaruh dan bersikap sinis kepada orang yang digosipkan. Karena sifatnya yang laten, biasanya orang sangat menjaga agar tidak menjadi objek gosip.
  • Teguran
Teguran biasanya dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang terhadap seseorang atau sekelompok orang yang dianggap melanggar etika dan/atau mengganggu kenyamanan warga masyarakat. Teguran merupakan kritik sosial yang dilakukan secara langsung dan terbuka sehingga yang bersangkutan segera menyadari kekeliruan yang telah diperbuat. Di dalam tradisi masyarakat kita teguran merupakan suatu hal yang tidak aneh lagi. Misalnya teguran terhadap sekelompok pemuda yang begadang sampai larut malam sambil membuat kegaduhan yang mengganggu ketentraman warga yang sedang tidur, teguran yang dilakukan oleh guru kepada pelajar yang sering meninggalkan pelajaran, dan lain sebagainya.
  • Sanksi/Hukuman
Pada dasarnya sanksi atau hukuman merupakan imbalan yang bersifat negatif yang diberikan kepada seseorang atau sekelompok orang yang dianggap telah melakukan perilaku menyimpang. Misalnya pemecatan yang dilakukan terhadap polisi yang terbukti telah mengkonsumsi dan mengedarkan narkoba, dan lain sebagainya. Adapun manfaat dari sanksi atau hukuman antara lain adalah: (1) untuk menyadarkan seseorang atau sekelompok orang terhadap penyimpangan yang telah dilakukan sehingga tidak akan mengulanginya lagi, dan (2) sebagai peringatan kepada warga masyarakat lain agar tidak melakukan penyimpangan.
  • Pendidikan
Pendidikan merupakan usaha sadar yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang untuk mempengaruhi seseorang atau sekelompok orang agar mencapai taraf kedewasaan. Melalui pendidikanlah seseorang mengetahui, memahami, dan sekaligus mempraktekkan sistem nilai dan sistem norma yang berlaku di tengah-tengah masyarakat.
  • Agama
Agama mengajarkan kepada seluruh umat manusia untuk menjaga hubungan baik antara manusia dengan sesama manusia, antara manusia dengan makhluk lain, dan antara manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa. Hubungan yang baik dapat dibina dengan cara menjalankan segala perintah Tuhan dan sekaligus menjauhi segala larangan-Nya. Melalui agama ditanamkan keyakinan bahwa melaksanakan perintah Tuhan merupakan perbuatan baik yang akan mendatangkan pahala. Sebaliknya, melanggar larangan Tuhan merupakan perbuatan dosa yang akan mendatangkan siksa. Dengan keyakinan seperti ini, maka agama memegang peranan yang sangat penting dalam mengontrol perilaku kehidupan manusia.

Selasa, 07 Mei 2013

Sejarah Lahirnya Sepak Bola FUTSAL

Futsal  - olahraga mengolah  bola lima lawan lima sekarang  begitu mendunia.  Menurut  data FIFA,  saat  ini futsal dimainkan  oleh  jutaan  orang  di  lebih dari 100 negara  di seantero  jagat. Bagaimanakah  sejarah kemunculan  dan perkembangannya?

Sejarah mencatat,  ada sebuah  permainan  sepak bola dalam  ruangan  yang  pernah  dimainkan  di Kanada  pada 1854. Versi  resminya,  futsal baru muncul  dan berkembang pada  kisaran 30-an, tepatnya menjelang Piala Dunia  pertama pada 1930  di Uruguay. Pelatih asal Argentina  bernama Juan Carlos Ceriani  dibaptis sebagai  penemunya.

Ceritanya begini. Ceriani yang  saat  itu mengabdi  kepada timnas Portugal merasa sangat dongkol  dan  sebal  terhadap cuaca  yang ada di Montevideo, tempat  tim asuhannya berlatih. Hujan  yang mengguyur  terus- menerus membuat  rencananya berantakan.  Jadwal  latihan yang  telah disiapkannya  batal gara-gara  lapangan  tergenang air akibat diguyur hujan  deras.Rencana  partai persahabatan  pun mesti  ditunda  dengan alasan  yang sama.

Tidak  ingin segala  yang  telah disusunnya sia-sia, Ceriani pun memikirkan  sebuah jalan  keluar.  Akhirnya, tercetuslah  ide untuk memindahkan arena  latihan  ke  lapangan basket  setempat  yang  berada  di dalam  ruangan. Bebas hujan, anti becek, dan jauh dari banjir.

Awalnya,  Ceriani  sekadar memindahkan  tempat  bermain. Dari lapangan  di  luar ruangan  ke dalam  ruangan.  Segala  hal lainnya murni sama  dengan  sepak bola.  Jumlah  pemain untuk tiap-tiap  tim tetap sebelas.  Begitu  pula  dengan perlengkapan permainan.

 Kemudian, setelah beberapa  lama, oleh Ceriani,  permainan bola  dalam  ruangan  ini dikembangkan  dengan  sejumlah  aturan bermain  yang sedikit  beda dengan  sepak bola biasanya.

Lapangan yang  lebih sempit membuat Ceriani  mengurangi jumlah  pemain di  tiap-tiap  tim agar bola bisa  lebih  lancar bergerak. Dianggap  menarik,  sepak bola  dalam  ruangan  ciptaan Ceriani mulai menarik minat. Anak-anak  di Kota Montevideo mulai banyak mencoba permainan  baru  ini.

Perseteruan dan persaingan  Argentina versus  Brasil dalam  sepak  bola  ternyata merembet ke  futsal.  Masyarakat Brasil  tidak bisa menerima begitu  saja  klaim  bahwa futsal diciptakan  oleh orang Argentina. Mereka punya cerita sendiri.

Pada waktu yang bersamaaan dengan berkembangnya futsal ala Ceriani,  di Brasil  rupanya ada permainan  serupa.  Ada sedikit perbedaan.  Di Brasil,  olahraga ini dimainkan di  jalan-jalan  kaota tanpa peraturan  yang baku.

Masyarakat Brasil malah  berkata bahwa  olahraga itu telah ada  jauh  sebelum  Ceriani menciptakan  futsal. Meski dituding hanya mencontek,  nama Ceriani  tetap diabadikan sebagai penemu futsal.  

Sumber: Majalah Soccer Series (Kamus Pintar FUTSAL)

8 Langkah Agar Otak Berpikir Cepat

dasarnya seperti sebuah komputer yang canggih.
bayangkan saja berbagai memori di otak kita disimpan begitu baik, tidak seperti hardisk komputer yang masih mempunyai batasan kapasitas. Selain itu, otak juga mempunyai kemampuan canggih sehingga dapat mengendalikan semua kegiatan di tubuh kita.
Tapi, jangan lupa otak juga tetap membutuhkan nutrisi, oksigen, serta membutuhkan latihan yang rutin. Jika otak terlalu dimanja dan jarang dilatih maka menyebabkan kualitas otak akan menurun. Nah, itulah alasan mengapa otak kita lambat dalam berpikir. Berikut ini adalah cara untuk membuat otak anda kembali fresh dan dapat berpikir cepat:

1. Mengkonsumsi minyak ikan secara rutin. Riset menunjukkan bahwa minyak ikan dapat meningkatkan stamina bagi otak, Sehingga otak tidak cepat lelah dan kemampuanya dapat tetap terjaga.

2. Kerjakan sebuah permainan yang membutuhkan aktivitas otak. Permainan ini seperti mengerjakan teka-teki silang, bermain rubik, sudoku dan lain sebagainya. Sebab, permainan seperti itu bermanfaat untuk melatih otak kita. Semakin kita sering berlatih, semakin cepat kita dapat merasakan perbedaan pada otak kita. Sama halnya seperti otot, jika kita jarang melatih otot, maka otot kita pun akan menjadi semakin kaku.

3. Olahraga teratur. Olahraga tidak hanya bermanfaat untuk menyehatkan
tubuh kita, tetapi juga bermanfaat bagi otak kita. Sebab, olahraga berfungsi untuk memperlancar peredaran darah yang masuk ke otak dan membuat pikiran kita menjadi lebih jernih.

4. Pelajari bahasa yang baru. Dari mempelajari bahasa baru, kita dapat menambah impuls-impuls yang ada di otak dan juga dapat meningkatkan koneksi saraf yang baik.

5. Tertawa. Tertawa dapat meningkatkan kualitas dan fungsi otak untuk menstimulasi kedua belah otak pada saat yang sama.

6. Mencoba hal baru. Cobalah belajar suatu alat musik tertentu dan kesenian yang lain seperti melukis. Dengan mencoba hal baru, kita dapat menambah wawasan dan pengalaman, ibarat komputer yang telah ditambah program baru. Begitu juga otak kita, jika kita melakukan kegiatan yang baru maka otak kita juga semakin berkembang.

7. Cobalah belajar untuk melempar sesuatu. Maksud dari melempar sesuatu ini adalah kita belajar untuk melempar barang. Kegiatan ini anda lakukan dengan olahraga seperti basket. Hasil riset dari Jerman menunjukkan bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan struktur jaringan otak kita.

8. Gunakan daya imajinasi anda. Apa anda tahu Einstein?? Einstein pernah mengatakan bahwa imajinasi lebih penting bagi daripada pengetahuan yang anda miliki. Coba ambillah waktu luang anda untuk berimajinasi sedalam mungkin, bebaskan diri anda untuk sementara dari pikiran-pikiran yang mengganggu anda untuk berimajinasi. Maka , anda akan menemukan suatu metode berpikir yang belum pernah anda lakukan sebelumnya.

Nah,setelah itu apa yang harus anda lakukan? Berlatih dan berlatih, jangan lupakan itu! Sebab, seperti yang dijelaskan tadi bahwa berlatih dapat meningkatkan fungsi otak dan juga menambah impuls-impuls otak. Berlatih bukan hanya sekedar mengisi teka-teki silang saja, tapi bisa diimprovisasi dengan bermain tebak-tebakan dengan anggota keluarga atau bisa juga dengan mencari informasi di berbagai media. Semoga berhasil!

 

Penggunaan Handphone Untuk Para Siswa



                        Pengertian, Kelebihan, serta Kekurangan dari Handphone (HP)

Pengertian Handphone

Telepon genggam (disingkat telgam) seringnya disebut handphone (disingkat HP) atau disebut pula sebagai telepon selular (disingkat ponsel) adalah perangkat telekomunikasitelepon konvensional saluran tetap, namun dapat dibawa ke mana-mana (portabel, mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel; wireless). Saat ini Indonesia mempunyai dua jaringan telepon nirkabel yaitu sistem GSM (Global System for Mobile Telecommunications) dan sistem CDMA (Code Division Multiple Access). elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan
Penemu sistem telepon genggam yang pertama adalah Martin Cooper, seorang karyawan Motorola pada tanggal 03 April 1973, walaupun banyak disebut-sebut penemu telepon genggam adalah sebuah tim dari salah satu divisi Motorola (divisi tempat Cooper bekerja) dengan model pertama adalah DynaTAC. Ide yang dicetuskan oleh Cooper adalah sebuah alat komunikasi yang kecil dan mudah dibawa bepergian secara fleksibel.

                   Fungsi dan Fitur

Selain berfungsi untuk melakukan dan menerima panggilan telepon, ponsel umumnya juga mempunyai fungsi pengiriman dan penerimaan pesan singkat (short message service, SMS). Ada pula penyedia jasa telepon videophone, sebagai alat pembayaran, maupun untuk televisionline di telepon genggam mereka. Sekarang, telepon genggam menjadi gadget yang multifungsi. Mengikuti perkembangan teknologi digital, kini ponsel juga dilengkapi dengan berbagai pilihan fitur, seperti bisa menangkap siaran radio dan televisi, perangkat lunak pemutar audio (MP3) dan video, kamera digital, game, dan layanan internet (WAP, GPRS, 3G). Selain fitur-fitur tersebut, ponsel sekarang sudah ditanamkan fitur komputer. Jadi di ponsel tersebut, orang bisa mengubah fungsi ponsel tersebut menjadi mini komputer. Di dunia bisnis, fitur ini sangat membantu bagi para pebisnis untuk melakukan semua pekerjaan di satu tempat dan membuat pekerjaan tersebut diselesaikan dalam waktu yang singkat genggam di beberapa negara yang menyediakan layanan generasi ketiga (3G) dengan menambahkan jasa 

 
DAMPAK POSITIF & NEGATIF HANDPHONE BAGI PELAJAR

Dampak Positif
1. Mempermudah komunikasi.
2. Menambah pengetahuan tentang perkembangan teknologi.
3. Memperluas jaringan persahabatan.

Dampak Negatif :
1. Mengganggu Perkembangan Anak :
Dengan canggihnya fitur-fitur yang tersedia di hand phone (HP) seperti : kamera, permainan (games) akan mengganggu siswa dalam menerima pelajaran di sekolah? Tidak jarang mereka disibukkan dengan menerima panggilan, sms, miscall dari teman mereka bahkan dari keluarga mereka sendiri. Lebih parah lagi ada yang menggunakan HP untuk mencontek (curang) dalam ulangan. Bermain game saat guru menjelaskan pelajaran dan sebagainya. Kalau hal tersebut dibiarkan, maka generasi yang kita harapkan akan menjadi budak teknologi.

2. Rawan terhadap tindak kejahatan.
Ingat, pelajar merupakan salah satu target utama dari pada penjahat


3.Efek radiasi
Selain berbagai kontroversi di seputar dampak negatif penggunaannya,. penggunaan HP juga berakibat buruk terhadap kesehatan, ada baiknya siswa lebih hati-hati dan bijaksana dalam menggunakan atau memilih HP, khususnya bagi pelajar anak-anak. Jika memang tidak terlalu diperlukan, sebaiknya anak-anak jangan dulu diberi kesempatan menggunakan HP secara permanen..

4. Sangat berpotensi mempengaruhi sikap dan perilaku siswa.
Jika tidak ada kontrol dari guru dan orang tua. HP bisa digunakan untuk menyebarkan gambar-gambar yang mengandung unsur porno dan sebagainya yang sama sekali tidak layak dilihat seorang pelajar.

5. Pemborosan
Dengan mempunyai HP, maka pengeluaran kita akan bertambah, apalagi kalau HP hanya digunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat maka hanya akan menjadi pemborosan yang saja.

sumber :
http://musik-borneo.blogspot.com/2009/05/dampak-positif-negatif-handphone-bagi.html
http://dotcomcell.com/kumpulan-artikel/2010/10/apa-itu-handphone.html


” Hari gini gak punya HP? Aduh kasihan deh, lu.” Itu ungkapan yang sangat populer di kalangan remaja, terutama pelajar. Salah satu assesori yang paling penting bagi mereka agar digolongkan kelompok yang gaul. Namun, sayang sampai sejauh ini penulis belum menemukan penelitian tentang efektifitas telepon genggam bagi siswa.
Tidak bisa disangkal dengan penemuan teknologi canggih itu orang menjadi semakin leluasa berkomunikasi. Tak terkecuali para siswa di sekolah, terutama SMA dipastikan telah sangat akrab dengannya. Para guru sudah mafhum bahwa benda itu kini bukan lagi barang mewah seperti saat pertama kali muncul. Bahkan sering dijumpai siswa dengan latar belakang ekonomi yang pas-pasan pun memiliki barang itu. Meski tentu untuk mendapatkannya mereka memaksa orang tua dengan berbagai dalih.
Alasan Memiliki HP
Ada berbagai alasan siswa membawa telepon genggam (HP) ke sekolah, antara lain adalah untuk :
1. Melakukan komunikasi dengan orang tua.
2. Mengikuti trend dan bahasa gaul.
3. Mencari informasi iptek lewat internet

Dampak Bagi Siswa
Dampak dari pemakaian HP dengan maksud tak jelas itu sangat merugikan bagi siswa maupun orang tuanya, juga bagi guru sangat merugikan dalam kegiatan belajar mengajar. Meskipun penulis tidak menafikan dengan banyaknya manfaat yang bisa diperoleh oleh siswa dengan adanya HP seperti sudah dibahas di atas. Namun nampaknya keuntungan itu tidak sepadan dengan kerugian bagi pengguna dengan alasan-alasan tersebut. Paling tidak ada beberapa kerugian yang didapat :
1. Menurunnya konsentrasi belajar.
2. Menambah pengeluaran ekstra alias boros
3. Meningkatnya gambar porno dan kata-kata jorok lewat HP
Dan yang memprihatinkan biasanya orang tua tidak tahu aktifitas yang dilakukan anaknya lewat HP-nya. Karena banyak orang tua yang gaptek atau gagap teknologi, maka dengan gampangnya mereka dikelabuhi anaknya. Dengan berpura-pura menjadi anak yang manis di rumah dan berada di kamar dengan buku digelar di meja belajar. Namun sesungguhnya ia mengembara di dunianya yang lain nan jauh. Maka disinilah peran sekolah untuk selalu mengawasi penggunaan HP bagi siswa di sekolah sangat diperlukan.

Larangan Membawa HP di Sekolah

Berangkat dari hal tersebut penulis memberikan kesimpulan bahwa pemakaian HP bagi siswa di sekolah pada umumnya lebih banyak mudlorot ( keburukan ) dari pada manfaatnya. Maka akan sangat tepat apabila sekolah mempertimbangkan untuk melarang membawa HP ke sekolah bagi siswanya. Atau paling tidak memperbolehkan mengaktifkan HP di sekolah. Penulis yakin akan muncul keraguan dari sekolah atas keputusan yang tidak populer itu, namun dengan pertimbangan seberapa manfaat yang didapat dan keburukan yang akan diderita tentu pihak sekolah akan setuju dengan pendapat penulis. HP hanya boleh dibawa dalam kegiatan-kegiatan yang bersifat insidental, semisal : kemah, darmawisata, studi lapangan dll.
Tentunya akan muncul pertanyaan, apakah dengan pelarangan itu akan mampu mencegah penyalah-gunaan HP ? Toh mereka bisa melakukannya di luar jam sekolah ? Jawabnya memang ya. Tapi kita telah berusaha untuk mengurangi dampaknya. Dan ada hal yang sangat penting menurut penulis terkait dengan pemakaian HP bagi siswa, yakni :
1.      Memberikan penjelasan secara komunikatif dan persuasif tentang manfaat dan kerugian HP bagi siswa. Tentu saja penjelasan itu diberikan sejujur dan sejelas mungkin, sehingga siswa memiliki pemahaman dan kesadaran diri yang cukup untuk menggunakan piranti tersebut secara bertanggung jawab.

2. Pada setiap pertemuan dengan orang tua , terutama pada awal tahun pelajaran sekolah agar memberikan penerangan pada orang tua sejelas dan sejujur mungkin tentang manfaat dan kerugian HP bagi siswa di sekolah. Dan bagi sekolah yang melarang siswanya membawa HP agar sedini mungkin memberikan tata tertib ini pada siswa dan orang tua agar mengetahuinya.
3. Secara berkala sekolah melakukan operasi terhadap benda-benda terlarang yang mungkin dibawa siswanya termasuk : obat-obatan terlarang, cerita dan gambar porno, senjata tajam, dll. Dan apabila dalam operasi itu didapatkan hal-hal yang melanggar tata tertib, maka pihak orang tua harus diberi tahu, sehingga pendidikan tetap berjalan dalam koridor tanggung jawab bersama.
Semoga generasi muda kita menjadi generasi yang cerdas dan mampu menggunakan kecanggihan teknologi secara arif. Semoga!
REFERENSI

http://musik-borneo.blogspot.com/2009/05/dampak-positif-negatif-handphone-bagi.html
(Diunduh pada tanggal 18 Maret 2013, pukul 20:00 wib)

Cinta Butuh Waktu Bro....Tapi Kapan Waktunya Ku Gak Tau. . .
Hehehe


Selasa, 30 April 2013

HIDUP SESUDAH MENGENALMU



HIDUPKU SAAT INI BERALIH. . .

MATA ANGIN YANG LALU TELAH KAU SINGKIRKAN

WALAUPUN PENILAIAN TAK SESUAI DENGAN HARAPAN. . .

ANGGAPAN SESEORANG HANYALAH SEBUAH BAYANGAN HITAM. . .

MEMANG SEMUA YANG INDAH TAK SELALU MENYENANGKAN

TERKADANG JUGA BISA BERUBAH MENJADI KEPEDIHAN. . .

MUNGKIN ALASAN BISA SAJA BERUBAH MENJADI SEBUAH JAWABAN

BIARLAH KUNIKMATI HARI

KU COBA BIJAKSANA DALAM MENYIKAPI PERASAAN SESEORANG

DAN HARI ESOK ADALAH SEBUAH MIMPI. . .YANG AKAN KU HADAPI.


BY:
RAHMAT WIDIANTO